Tuesday, December 8, 2009

Menulis, Membaca Dan Berhitung dalam Islam

Islam Kaitannya dengan Menulis, Membaca Dan Berhitung


Ayat ayat Al Qur'an yang berhubungan dengan membaca, menulis
dan berhitung. Membaca, menulis dan berhitung diperlukan untuk mempelajari berbagai ilmu yang mana berguna untuk misalnya untuk berdagang, menentukan arah kiblat, membagi harta warisan dan lain lain.

1. Bacalah : Tuhanmu Maha Pemurah, yang mengajarkan menulis dengan pena, mengajarkan kepada manusia apa apa yang belum diketahuinya.


Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah,
( QS. Al 'Alaq [096] : 3 )

yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam[1],
( QS. Al 'Alaq [096] : 4 )

Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.
( QS. Al 'Alaq [096] : 5 )

Ket :
[1] Maksudnya: Allah mengajar manusia dengan perantaraan tulis baca.


2. Demi Kalam ( pena ) dan apa apa yang mereka tuliskan.


Nun[2], demi kalam dan apa yang mereka tulis,
( QS. Al Qalam [068] : 1 ).

Ket :
[2] Ialah huruf-huruf abjad yang terletak pada permulaan sebagian dari surat-surat Al Quran seperti: Alif laam miim, Alif laam raa, Alif laam miim shaad dan sebagainya. diantara Ahli-ahli tafsir ada yang menyerahkan pengertiannya kepada Allah karena dipandang Termasuk ayat-ayat mutasyaabihaat, dan ada pula yang menafsirkannya. golongan yang menafsirkannya ada yang memandangnya sebagai nama surat, dan ada pula yang berpendapat bahwa huruf-huruf abjad itu gunanya untuk menarik perhatian Para Pendengar supaya memperhatikan Al Quran itu, dan untuk mengisyaratkan bahwa Al Quran itu diturunkan dari Allah dalam bahasa Arab yang tersusun dari huruf-huruf abjad. kalau mereka tidak percaya bahwa Al Quran diturunkan dari Allah dan hanya buatan Muhammad s.a.w. semata-mata, Maka cobalah mereka buat semacam Al Quran itu.


3. Allah menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan diaturNya bulan itu pada beberapa tempat ( beredar ) supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungannya.


Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah ( tempat-tempat ) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan
( waktu ). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak[3]. Dia menjelaskan tanda-tanda ( kebesaran-Nya ) kepada orang-orang yang mengetahui.( QS. Yunus [010 ] : 5 )

Ket :
[3] Maksudnya: Allah menjadikan semua yang disebutkan itu bukanlah dengan percuma, melainkan dengan penuh hikmah.


4. Allah menjadikan malam dan siang jadi dua tanda ( tanda kekuasaaNya ) dan dijadikanNya siang untuk mencari rejeki, supaya kamu mengetahui perhitungan bilangan tahun dan perhitungannnya.


dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda, lalu Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang, agar kamu mencari kurnia dari Tuhanmu, dan supaya kamu mengetahui bilangan tahun-tahun dan perhitungan. dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas. ( QS. Al Israa' [017] : 12 ).


5. Bacalah buku amalan engkau, cukuplah engkau sendiri menghitungnya sekarang ini ( hari kiamat )


"Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghisab terhadapmu".( QS. Al Israa' [017] : 14 ).