Islam - Patuh Mengikuti Perintah Allah
1. Mengakui, bahwa tidak ada Tuhan yang disembah melainkan Allah dan mengakui bahwa Muhammad itu pesuruh Nya
Maka ketahuilah, bahwa Sesungguhnya tidak ada Ilah
( sesembahan, Tuhan ) selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat kamu tinggal
( QS. Muhammad [047] : 19 ).
Keterangan Surat Muhammad ayat 19 :
Ketahuilah bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan yang disembah melainkan Allah saja.
Inilah dasar yang pertama bagi agama Islam yaitu yang mempercayai, meyakinkan bahwa yang disembah adalah Allah yang Esa .
Minta ampunlah engkau untuk dosa dosamu dan untuk orang orang mukmin laki laki dan perempuan . Ayat ini menunjukkan kepada kita bahwa kita tidak boleh mementingkan diri sendiri dan melupakan saudara saudara kita baik mukmin laki laki atau perempuan sehingga waktu kita berdo’a meminta ampun kepada Allah , janganlah lupa memintakan ampun untuk saudara saudara kita . Sebab itu agama Islam menyuruh supaya kita berbuat baik kepada manusia dan tolong menolong . Dalam hadist Nabi ada tersebut “ sebaik baik manusia adalah orang yang bermanfaat kepada manusia” Oleh karena itu jika kita tidak mampu berbuat baik dengan uang , tenaga, pikiran, nasehat dan pelajaran yang baik yang berguna untuk manusia , sekurang kurangnya dengan do’a.
Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan Dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. kamu lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud [1]. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, Yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya Maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah Dia dan tegak Lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.( QS. Al Fath [048] : 29 )
Ket :
[1] Maksudnya: pada air muka mereka kelihatan keimanan dan kesucian hati mereka.
Keterangaan Surat Al Fath ayat 29 :
Inilah Dasar yang kedua bagi agama Islam, bahwa Muhammad adalah itu utusan / Rasul Allah .
2. Mengerjakan sembahyang kecuali bagi perempuan yang membawa kotor (haidh) orang gila dan anak kecil
dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala nya pada sisi Allah. Sesungguhnya Alah Maha melihat apa-apa yang kamu kerjakan ( QS. Al Baqarah [002] : 110 ).
3. Mengeluarkan zakat bagi orang yang hartanya sampai senisab
dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala nya pada sisi Allah. Sesungguhnya Alah Maha melihat apa-apa yang kamu kerjakan. ( QS. Al Baqarah [002] : 110 ).
4. Puasa bulan Ramadhan kecuali musafir, orang sakit, perempuan haidh tetapi wajib mengadanya
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. ( QS. Al Baqarah [002] : 183 ).
Puasa adalah menahan nafsu dari makan minum dan bersetubuh dengan istri pada siang hari dibulan ramadhan.
Hikmahnya adalah untuk mendidik rohani dan budi pekerti. Orang yang suka menahan nafsunya karena semata mata mengkut perintah Allah niscaya akan terdidik mengingat Allah setiap saat, serta malu kepada Allah akan berbuat dosa.
Oleh karena itu tidak suka memakan hak orang dengan jalan menipu atau korupsi, meskipun amat tersembunyi.
Sedangkan memakan yang halal, kepunyaan dia sendiri dalam berpuasa, ia dapat menahan hawa nafsunya apalagi memakan yang haram, hak orang lain ata berbuat yang dilarang Allah, dan orang yang berpuasa ketika ia merasa kelaparan, tentu ia akan teringat kepada fakir miskin yang setiap hari merasa kelaparan, dengan jalan begitu tertariklah hatinya untuk berderma kepada fakir miskin ( mereka )
Puasa itu tidak wajib bagi :
I. Orang sakit,
II. Musafir,
Tetapi keduanya wajib mengerjakannya jika sudah sembuh penyakitnya atau sampai perjalannya bagi musafir.
III. Orang yang tidak kuasa melakukannya seperti orang yang sangat tua, perempuan hamil atau menyusui bayi dan orang orang yang mengeluarkan batu bara dari dalam tambang, orang orang ini boleh meninggalkan puasa dan wajib memberikan derma beras ( fidyah ) tiap 2 hari banyaknya 5/6 liter.
5. Pergi haji ke Mekkah bagi orang yang mampu
dan sempurnakanlah ibadah haji dan 'umrah karena Allah. jika kamu terkepung ( terhalang oleh musuh atau karena sakit ), Maka (sembelihlah) korban [2] yang mudah didapat, dan jangan kamu mencukur kepalamu [3], sebelum korban sampai di tempat penyembelihannya. jika ada di antaramu yang sakit atau ada gangguan di kepalanya ( lalu ia bercukur ), Maka wajiblah atasnya berfid-yah, Yaitu: berpuasa atau bersedekah atau berkorban. apabila kamu telah ( merasa ) aman, Maka bagi siapa yang ingin mengerjakan 'umrah sebelum haji ( di dalam bulan haji ),
( wajiblah ia menyembelih ) korban yang mudah didapat. tetapi jika ia tidak menemukan ( binatang korban atau tidak mampu ), Maka wajib berpuasa tiga hari dalam masa haji dan tujuh hari ( lagi ) apabila kamu telah pulang kembali. Itulah sepuluh ( hari ) yang sempurna. demikian itu ( kewajiban membayar fidyah ) bagi orang-orang yang keluarganya tidak berada ( di sekitar ) Masjidil Haram ( orang-orang yang bukan penduduk kota Mekah ). dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah sangat keras siksaan-Nya.( QS. Al Baqarah [002] : 196 ).
Ket :
[2] Yang dimaksud dengan korban di sini ialah menyembelih binatang korban sebagai pengganti pekerjaan wajib haji yang ditinggalkan; atau sebagai denda karena melanggar hal-hal yang terlarang mengerjakannya di dalam ibadah haji.
[3] Mencukur kepala adalah salah satu pekerjaan wajib dalam haji, sebagai tanda selesai ihram.
I. Haji itu rukun Islam yang kelima, wajib dikerjakan oleh tiap tiap orang muslim yang mampu lagi kuasa berjalan ke Mekkah. Kewajiban mengerjakan haji hanya sekali seumur hidup.
Amalan haji itu terdiri dari dua yaitu :
1. haji.
2 Umrah.
Kalau dikerjakan umrah dahulu dari haji maka wajib membayar dam, yaitu menyembelih seekor kambing Kalau tak sanggup menyembelih kambing hendaklah berpuasa tiga hari waktu mengerjakan haji dan tujuh hari setelah sampai ketanah air.
II. Waktu melakukan haji tidak boleh bersetubuh dengan istri, tidak boleh berbuat maksiat ( dosa ) tidak boleh menggerutuh dan berbantah bantah.
III. Allah menyuruh membawa perbekalan pergi haji, supaya tidak meminta minta dan mengemis ditanah suci. Sebaik baik perbekalan adalah taqwa artinya memeliharakan diri dari meminta minta.
IV. Orang pergi haji boleh membawa barang barang perniagaan untuk dijual ditanah suci. Tetapi hendaklah niat pergi haji karena Allah semata mata dan mengharapkan ridho Nya bukan untuk berniaga
( menurut peraturan Negara tidak boleh menjual barang perniagaan keluar negeri melainkan dengan syarat syarat tertentu ).
