Tuesday, December 8, 2009

Ilmu Hewan, Manusia, Tumbuh Tumbuhan dan Geologi dalam Islam

Islam tentang Ilmu Hewan, Manusia, Tumbuh Tumbuhan dan Geologi


Ayat ayat yang berhubungan dengan Ilmu Hewan, manusia, Tumbuhan dan Geologi.


1. Tidakkah mereka memperhatikan, bagaimana kejadian unta ?


Maka Apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana Dia diciptakan,( QS. Al Ghaasyiyah [088] : 17 )


2. Apakah mereka memperhatikan burung yang mengembangkan sayap dan menguncupkannya diatas kepala mereka?


dan Apakah mereka tidak memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka? tidak ada yang menahannya ( di udara ) selain yang Maha Pemurah. Sesungguhnya Dia Maha melihat segala sesuatu.
( QS. Al Mulk [067] : 19 ).


3. Hendaklah manusia memperhatikan dari apa ia terjadi ?


Maka hendaklah manusia memperhatikan dari Apakah Dia diciptakan? ( QS. Ath Thaariq [086] : 5 ).


4. Tidakkah kamu memperhatikan diri kamu sendiri ?


dan ( juga ) pada dirimu sendiri. Maka Apakah kamu tidak memperhatikan? ( QS. Adz Dzariyaat [051] : 21 ).


5. Perhatikanlah buah tumbuh tumbuhan itu bila ia telah masak


dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan Maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan ( kami keluarkan pula ) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan ( perhatikan pulalah ) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda ( kekuasaan Allah ) bagi orang-orang yang beriman. ( QS. Al An'am [006] : 99 ).


6. Hendaklah manusia memperhatikan keadaan makanan, tumbuh tumbuhan, buah buahan yang dimakannya.


Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.
( QS. 'Abasa [080] : 24 ).

Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air ( dari langit ),
( QS. 'Abasa [080] : 25 ).

kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya,
( QS. 'Abasa [080] : 26 ).

lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu,
( QS. 'Abasa [080] : 27 ).

anggur dan sayur-sayuran,( QS. 'Abasa [080] : 28 ).

zaitun dan kurma,( QS. 'Abasa [080] : 29 ).

kebun-kebun ( yang ) lebat,( QS. 'Abasa [080] : 30 ).

dan buah-buahan serta rumput-rumputan,( QS. 'Abasa [080] : 31 ).

untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu.
( QS. 'Abasa [080] : 32 ).


7. Perhatikan makanan dan minuman engkau , begitu juga hewan dan tulang tulangnya.


atau Apakah ( kamu tidak memperhatikan ) orang yang melalui suatu negeri yang ( temboknya ) telah roboh menutupi atapnya. Dia berkata: "Bagaimana Allah menghidupkan kembali negeri ini setelah hancur?" Maka Allah mematikan orang itu seratus tahun, kemudian menghidupkannya kembali. Allah bertanya: "Berapakah lamanya kamu tinggal di sini?" ia menjawab: "Saya tinggal di sini sehari atau setengah hari." Allah berfirman: "Sebenarnya kamu telah tinggal di sini seratus tahun lamanya; lihatlah kepada makanan dan minumanmu yang belum lagi beubah; dan lihatlah kepada keledai kamu
( yang telah menjadi tulang belulang ); Kami akan menjadikan kamu tanda kekuasaan Kami bagi manusia; dan lihatlah kepada tulang belulang keledai itu, kemudian Kami menyusunnya kembali, kemudian Kami membalutnya dengan daging." Maka tatkala telah nyata kepadanya ( bagaimana Allah menghidupkan yang telah mati )
diapun berkata: "Saya yakin bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu."( QS. Al Baqarah [002] : 259 ).


Adalah Seorang nabi lewat pada suatu negeri yang telah rusak binasa , maka disana ia takjub dan tepekur sambil berkata ; apakah bisa Allah menjadikan negeri ini jadi makmur dan ramai kembali? Lalu Allah mematikannya selama 100 tahun , kemudian dibangkitkanNya kembali sambil berkata Berapakah lamanya engkau tinggal disini? Maka sahutnya Cuma satu hari atau setengah hari. Allah berfirman : sebenarnya engkau tinggal disini sudah seratus tahun lamanya , cobalah engkau lihat makanan dan minuman engkau, tidak berubah sedikitpun juga , dan lihatlah keledai engkau telah hancur dan tiada lagi tinggal melainkan tulang tulang saja sebagai bukti bahwa engkau sudah lama tinggal disini.

Kami jadikan engkau itu untuk bukti atas kekuasaan Kami.
Cobalah engkau perhatikan lagi keadaan tulang binatang, bagaimana Kami bisa menyusunnya serta Kami beri daging untuk pembungkusnya sehingga ia menjadi kuat?
Allah yang kuasa menjadikan segala tersebut itu tentu kuasa pula menjadikan negeri itu jadi makmur dan baik kembali sebagaimana Dia kuasa menghidupkan orang orang mati yang telah terkubur beratus ratus tahun lamanya.
Tentang kejadian mati (seperti keadaan mati ) 100 tahun lamanya itu adalah perkara luar biasa yang jarang kejadiannya ( tetapi tidak justahil) Hal yang seperti ini ada juga kejadian sekarang ini.
Oleh karena itu Allah kuasa pula menidurkan nabi itu 100 tahun lamanya.



8. Perhatikan dan pelajarilah bagaimana Allah memulai kejadian Alam


Katakanlah: "Berjalanlah di (muka) bumi, Maka perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan ( manusia ) dari permulaannya, kemudian Allah menjadikannya sekali lagi[1]. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.( QS. Al 'Ankabuut [029] : 20 ).

Ket :
[1] Maksudnya: Allah membangkitkan manusia sesudah mati kelak di akhirat


9. Barang yang hidup keluar dari barang yang mati, barang yang mati keluar dari barang yang hidup umpamanya anak ayam yang hidup keluar dari telur yang mati kelihatannya, dan telur yang mati itu keluar dari ayam yang hidup, begitu pula hewan hewan yang bertelur dan biji tumbuh tumbuhan.


Sesungguhnya Allah menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup. ( yang memiliki sifat-sifat ) demikian ialah Allah, Maka mengapa kamu masih berpaling?
( QS. Al An'am [006] : 95 ).


10. Lebah itu membuat rumah diatas bukit dan pohon kayu kayuan kemudian dihisapnya madu buah buahan ( bunganya ) lalu ia berpindah pindah dari sekuntum bunga ke bunga yang lain sehingga ia mengawinkan bunga jantan dan bunga betina kemudian keluar air madu yang lezat


dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia",( QS. An Nahl [016] : 68 ).

kemudian makanlah dari tiap-tiap ( macam ) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan ( bagimu ). dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.
( QS. An Nahl [016] : 69 ).


11. Labah labah mempunyai rumah atau jaring yang sangat lemah sekali tetapi kuat untuk menangkap mangsanya.


perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. dan Sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui.( QS. Al 'Ankabuut [029] : 41 ).


12. Semut itu mempunyai raja yang mengatur urusannya dan rumah tangga seperti manusia juga


hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari" ( QS. An Naml [027] : 18 )


13. Binatang binatang dibumi dan burung yang terbang adalah seperti manusia juga


dan Tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat ( juga ) seperti kamu. Tiadalah Kami alpakan sesuatupun dalam Al-Kitab[2], kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan.
( QS. Al An'am [006] : 38 ).

Ket :
[2] Sebahagian mufassirin menafsirkan Al-Kitab itu dengan Lauhul mahfudz dengan arti bahwa nasib semua makhluk itu sudah dituliskan (ditetapkan) dalam Lauhul mahfudz. dan ada pula yang menafsirkannya dengan Al-Quran dengan arti: dalam Al-Quran itu telah ada pokok-pokok agama, norma-norma, hukum-hukum, hikmah-hikmah dan pimpinan untuk kebahagiaan manusia di dunia dan akhirat, dan kebahagiaan makhluk pada umumnya.



Allah menerangkan bahwa binatang binatang yang melata dibumi dan burung burung yang terbang adalah suatu bangsa ( umat ) layaknya manusia. Tetapi Allah tidak menerangkan apakah binatang binatang itu serupa dengan manusia? Karena hal yang demikian itu dapat diketahui denga akal yang dianugerahi Allah kepada manusia.
Beberapa ahli di masa sekarang telah mengetahui sebagian dari hal tersebut karena telah banyak meneliti tentang ilmu hewan sehingga dinegara maju didirikanlah kebun binatang untuk menjaga singa, harimau ular, burung , ikan dan sebagainya. Disana mereka dapat mempelajari atau meneliti binatang binatang tersebut sehingga mereka dapat mengetahui ilmu pengetahuan dan rahasia binatang diantaranya :
Bahwa sesungguhnya semut sama keadaannya dengan manusia yaitu berperang perangan selamanya, semut yang menang memperhamba semut yang kalah serta disuruhnya membawa makanannya dan membuat rumahnya
Ayat ini menyuruh kita mempelajari ilmu hewan supaya dapat diketahui tentang apakah hewan itu sama dengan manusia? oleh karena itu haruslah ilmu diajarkan disekolah sekolah agama Islam berserta ilmu yang lain.
Allah telah menerangkan sejelas jelasnya dalam Al Quran dan tidaklah Dia tinggalkan suatu juapun. Petunjuk itu adalah pokok pokok agama atau asasnya undang undang umum, hukum hukum serta faedahnya juga memberi pelajaran kepada manusia supaya ia mempergunakan kekuatan tubuhnya dan pikirannya untuk mengambil manfaat dari isi alam yang luas ini. Sebenarnya Al Quran telah menerangkan yang tersebut itu.seolah olah ia undang undang dasar bagi agama dan hadist nabi sebagai undang undang biasa.
Sebagian orang mengatakan bahwa ilmu agama dan dunia semuanya termaktub dalam Al Quran tetapi itu tidak benar karena Nabi Muhammad sendiri bersabda Kamu lebih tahu tentang pekerjaan duniamu, maka tentang ilmu bercocok tanam , ilmu mesin mesin, ilmualam , ilmu kimia dan lain lain adalah kamu lebih tahu dari nabi Muhammad. Tetapi ia memberi nasehat kepadamu supaya ilmu kamu itu kamu pergunakan untuk kebaikan manusia bukan untuk membinasakannya.



14. Hewan hewan itu terjadi dari air, ia bermacam macam, ada yang berjalan dengan perutnya atau melata, ada yang berjalan dengan dua kaki, dan adapula dengan empat kaki.


dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, Maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian ( yang lain ) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
( QS. An Nuur [024] : 45 ).


15. Manusia dan binatang binatang itu bermacam macam warnanya.


dan demikian ( pula ) di antara manusia, binatang-binatang melata dan binatang-binatang ternak ada yang bermacam-macam warnanya
( dan jenisnya ). Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama[3]. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.( QS. Fathir [035] : 28 ).

Ket :
[3] Yang dimaksud dengan ulama dalam ayat ini ialah orang-orang yang mengetahui kebesaran dan kekuasaan Allah.


16. Manusia itu permulaan kejadiannya dari pada bumi kemudian itu daripada air kotor, mani laki laki yang mengandung hewan hewan yang sangat kecil dan air perempuan


Dia diciptakan dari air yang dipancarkan,( QS. Ath Thaariq [086] : 6 ).

yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan.( QS. Ath Thaariq [086] : 7 ).


yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan yang memulai penciptaan manusia dari tanah.
( QS. As Sajdah [032 ] : 7 ).

kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina.
( QS. As Sajdah [032 ] : 8 ).


17. Manusia amat termulia dari makhluk yang lain.


dan Sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan[4], Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.
( QS. Al Israa' [017] : 70 ).

Ket :
[4] Maksudnya: Allah memudahkan bagi anak Adam pengangkutan-pengangkutan di daratan dan di lautan untuk memperoleh penghidupan.


18. Tumbuh tumbuhan itu hidupnya dengan air.


Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air ( hujan ) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu Mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah[5], Padahal kamu mengetahui.( QS. Al Baqarah [002] : 22 ).

Ket :

[5] Ialah segala sesuatu yang disembah di samping menyembah Allah seperti berhala-berhala, dewa-dewa, dan sebagainya.


Bumi ini seperti tikar bisa kita duduki berdiri dan tidur diatasnya begitu juga dengan bumi ini. Ada orang yang mengatakan bumi ini datar seperti tikar sebenarnya bumi ini bulat , karena sangat besar maka sebagiannya menjadi datar , bertambah besar suatu bulatan bertambah besar datarannya.
Diantara manusia ada yang mengatakan bahwa Al Quran ini karangan Muhammad sendiri, bukan wahyu dari Allah. Maka untuk menjawabnya Allah berfirman : cobalah kamu buat dan kamu karang satu surat seperti Al Quran ini . jika benar perkataan kamu, sekarang telah lebih dari seribu tahun lamanya belum ada seorangpun juga yang dapat membuat seperti Al Quran ini, kalau kita kurang percaya bolehlah kita uji sendiri. Cobalah cari salah seorang yang tiada pandai baca tulis ( buta huruf ) tiada belajar dibangku sekolah dan tidak belajar dirumah kemudian kita suruh dia mengarang suatu buku yang berisi petunjuk , pengajaran dan pengaturan yang sesuai dengan sekalian tempat umat dan masa. Sampai sekarang tiada kita peroleh orang yang pandai mengarang itu , baik orang barat maupun orang timur. Yang ajaib sekali ialah nabi Muhammad bisa mengubah umat Arab yang biadab menjadi umat yang berbudi pekerti yang halus , umat yang terpecah belah menjadi umat yang bersatu dalam masa yang lebih kurang 23 tahun . Perubahan itu tiada lain hanya dengan petunjuk Alquran yang suci. Ini adalah suatu bukti bahwa Alquran itu bukanlah karangan Muhammad malahan sebenarnya wahyu daripada Allah


19. Buah buahan itu bermacam macam warna dan rasanya.


tidakkah kamu melihat bahwasanya Allah menurunkan hujan dari langit lalu Kami hasilkan dengan hujan itu buah-buahan yang beraneka macam jenisnya. dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada ( pula ) yang hitam pekat.( QS. Fathir [035] : 27 ).


20. Tumbuh tumbuhan itu ada yang jantan dan ada yang betina, begitu juga dengan manusia dan yang lain sebelum mereka orang orang terdahulu mengetahui seperti hama hama yang telah diketahui masa sekarang.


Maha suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.
( QS. Yaasiin [036] : 36 ).


dan Dia-lah Tuhan yang membentangkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai padanya. dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan[6], Allah menutupkan malam kepada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda ( kebesaran Allah ) bagi kaum yang memikirkan.
( QS. Ar Ra'd [013] : 3 ).

Ket :
[6] Yang dimaksud berpasang-pasangan, ialah jantan dan betina, pahit dan manis, putih dan hitam, besar kecil dan sebagainya.



Allah menjadikan buah buahan atau tumbuh tumbuhan itu ada jantan ada betina seperti manusia juga. hal itu belumlah diketahui orang pada jaman dahulukala. tetapi ahli ilmu tumbuh tumbuhan masa sekarang telah menetapkan hal demikian itu dengan sejelas jelasnya atau seterang terangnya, suatu bahwa Al Quran bukanlah karangan Nabi Muhammad melainkan semata mata Wahyu dari Allah.



21. Bunga jantan dan bunga betina dipercampurkan atau dikawinkan oleh angin seperti lebah dan kupu kupu.


dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan
( tumbuh-tumbuhan ) dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya.( QS. Al Hijr [015] : 22 ).


22. Biji tumbuh tumbuhan itu menjadi terbelah untuk tumbuh anaknya.


Sesungguhnya Allah menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup. ( yang memiliki sifat-sifat ) demikian ialah Allah, Maka mengapa kamu masih berpaling?
( QS. Al An'am [006] : 95 ).


23. Tiap tiap yang hidup itu dijadikanAllah daripada air.


dan Apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka Mengapakah mereka tiada juga beriman? ( QS. Al Anbiyaa' [021 ] : 30 ).