Tuesday, December 8, 2009

Islam tentang Ilmu Bumi dan Tata Surya

Islam tentang Ilmu Bumi dan Tata Surya


1. Tidakkah mereka memperhatikan bagaimana langit itu tertinggi, tidak jatuh kebumi dan gunung gunung berdiri tegak dan bumi terhampar?


dan langit, bagaimana ia ditinggikan?
( QS. Al Ghaasyiyah [088] : 18 )

dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan?
( QS. Al Ghaasyiyah [088] : 19 )

dan bumi bagaimana ia dihamparkan?
( QS. Al Ghaasyiyah [088] : 20 )


2. Tidakkah mereka memperhatikan langit diatas kepala mereka bagaimana Allah membuatnya dengan sangat kokoh tanpa pecah atau rusak


Maka Apakah mereka tidak melihat akan langit yang ada di atas mereka, bagaimana Kami meninggikannya dan menghiasinya dan langit itu tidak mempunyai retak-retak sedikitpun ?
( QS. Qaaf [050] : 6 ).

dan Kami hamparkan bumi itu dan Kami letakkan padanya gunung-gunung yang kokoh dan Kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang indah dipandang mata,( QS. Qaaf [050] : 7 ).

untuk menjadi pelajaran dan peringatan bagi tiap-tiap hamba yang kembali ( mengingat Allah ).( QS. Qaaf [050] : 8 ).

dan Kami turunkan dari langit air yang banyak manfaatnya lalu Kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon dan biji-biji tanaman yang diketam,( QS. Qaaf [050] : 9 ).

dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun- susun,( QS. Qaaf [050] : 10 ).

untuk menjadi rezki bagi hamba-hamba (Kami), dan Kami hidupkan dengan air itu tanah yang mati (kering). seperti Itulah terjadinya kebangkitan.( QS. Qaaf [050] : 11 ).


3. Bumi itu bulat berputar, mengelinding ( digulingkan )


dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya.
( QS. An Nazi’att [079]: 30 )


4. Bintang tujuh atau tempat peredarannya hendaklah kamu perhatikan yaitu langit yang tujuh yang bertingkat tingkat yang beredar mengelilingi matahari.


tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat? ( QS. Nuh [071] : 15 ).

dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita? ( QS. Nuh [071] : 16 ).


5. Gunung gunung itu engkau kira diam padahal ia berlari kencang seperti awan , kalau gunung gunung berlari kencang tentu bumi berlari kencang pula yaitu berputar mengelilingi sumbunya


dan kamu Lihat gunung-gunung itu, kamu sangka Dia tetap di tempatnya, Padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. ( Begitulah ) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.
( QS. An Naml [027] : 88 )


6. Langit itu mempunyai beberapa bintang bintang besar


dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang
( di langit ) dan Kami telah menghiasi langit itu bagi orang-orang yang memandang ( Nya ), ( QS. Al Hijr [015] : 16 ).


7. Langit tempat peredaran bintang bintang dan yang hampir kebumi dihiasi dengan peredaran bintang bintang


Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan, Yaitu bintang-bintang, ( QS. Ash Shaaffat [037] : 6 ).


8. Malam digulungkan Allah pada siang dan siang digulungkan Allah pada malam satu tanda bahwa bumi itu bulat .


Dia menciptakan langit dan bumi dengan ( tujuan ) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. ingatlah Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. ( QS. Az Zumar [039] : 5 ).


9. Malam kadang kadang lebih panjang dari siang dan siang kadang kadang lebih panjang dari malam.


Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup[1]. dan Engkau beri rezki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab ( batas )".
( QS. Ali 'Imran [003] : 27 ).

Ket :
[1] Sebagian mufassirin memberi misal untuk ayat ini dengan mengeluarkan anak ayam dari telur, dan telur dari ayam. dan dapat juga diartikan bahwa pergiliran kekuasaan diantara bangsa-bangsa dan timbul tenggelamnya sesuatu umat adalah menurut hukum Allah.


10. Banyak tanda kekuasaan Allah seperti bintang bintang dan bumi yang mereka itu melalui tanda tanda itu tetapi mereka berpaling daripadanya,


dan banyak sekali tanda-tanda ( kekuasaan Allah ) di langit dan di bumi yang mereka melaluinya, sedang mereka berpaling dari padanya.( QS. Yusuf [012] : 105 ).


11. Bulan itu berpindah pindah pada beberapa tempat dengan teratur gunanya untuk mengetahui bilangan tahun dan perhitungan waktu.


Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah ( tempat-tempat ) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan
( waktu ). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak[2]. Dia menjelaskan tanda-tanda ( kebesaran-Nya ) kepada orang-orang yang mengetahui.( QS. Yunus [010 ] : 5 )

Ket :
[2] Maksudnya: Allah menjadikan semua yang disebutkan itu bukanlah dengan percuma, melainkan dengan penuh hikmah.


dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga
( setelah Dia sampai ke manzilah yang terakhir ) Kembalilah Dia sebagai bentuk tandan yang tua[3].
( QS. Yaasiin [036] : 39 ).

Ket :
[3] Maksudnya: bulan-bulan itu pada Awal bulan, kecil berbentuk sabit, kemudian sesudah menempati manzilah-manzilah, Dia menjadi purnama, kemudian pada manzilah terakhir kelihatan seperti tandan kering yang melengkung.


12. Matahari itu beredar pada sumbunya


dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan yang Maha Perkasa lagi Maha mengetahui.
( QS. Yaasiin [036] : 38 ).


13. Matahari dan bulan itu untuk menghitung waktu atau masa.


Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat, dan ( menjadikan ) matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketentuan Allah yang Maha Perkasa lagi Maha mengetahui.
( QS. Al An'am [006] : 96 ).



Allah menjadikan matahari dan bulan untuk perhitungan waktu. sesungguhnya beribadah dan bermacam macam perjanjian dalam masyarakat adalah pada waktu yang ditentukan.

Waktu itu ada dua macam :

a. Menurut perjalanan matahari, seperti waktu sembahyang, waktu turun kesawah dan perjanjian perjanjian yang biasa terpakai dalam masyarakat umum. Maka untuk yang demikian itu dipergunakan perjalanan matahari yaitu bulan masehi.
Menurut ilmu tata surya bahwa bumi itu membunyai dua macam pergerakan yaitu pergerakan rotasi atau mengelilingi sumbunya yaitu sekali dalam 24 jam. dan pergerakan mengelilingi matahari yaitu dalam setahun masehi 365 1/4 hari. oleh karena itu terjadi musim panas, dingin, hujan dan kemarau. Oleh karena itu untuk mengetahui waktu sembahyang dan waktu musim hujan haruslah digunakan bulan masehi karena bulan itu menurut perjalanan matahari. maka sangat salah orang turun kesawahmenurut bulan arab.

b. Menurut peredaran bulan, seperti puasa, haji dan sebagainya. Untuk mengetahui ini haruslah dipergunakan bulan Arab.
Menurut perkataan ahli falak bahwa bulan ini mengelilingi bumi sekali dalam tiap 29 1/2 hari. Oleh karena itu bulan arab kadang kadang 29 hari kadang kadang 30 hari yaitu menurut waktu perkisarannya.

Allah menjadikan bintang bintang supaya kamu dapat mengambil pedoman dalam kegelapan baik didaran maupun dilautan. Sesungguhnya orang orang yang berlayar dilautan atau orang orang yang berjalan di padang sahara sangat perlu sekali mempergunakan bintang bintang untuk pedoman. Diantara bintang bintang yang banyak sekali faedahnya adalah bintang kutub. dengan perantaraan bintang itu orang dapat mengetahui jauhnya negeri negeri dan kiblat ( ka'baj ).

Ilmu bintang itu ada dua macam :

a. Ilmu bintang untuk menerka dan meramalkan apa apa yang akan terjadi dimasa yang akan datang ( untuk mengetahui yang gaib gaib ) Umpamanya seorang anak lahir pada suatu malam diwaktu itu kelihatan suatu bintang ... maka anak itu akan beruntung baik. maka ilmu bintang itu tidak boleh dipercayai karena yang mengetahi yang gaib itu hanya Allah semata mata.

b. Ilmu bintang atau falak yaitu suatu ilmu untuk mengetahui letaknya bintang bintang berapa jauhnya dari bumi , berapa besarnya dan bagaimana pergerakkannya. Ilmu ini besar sekali faedahnya dan juga menambah iman kita. Kebanyakan kita mengira bahwa bintang bintang itu kecil lebih kecil dari blan tetapi orang yang mempelajari ilmu falak atau tatasurya bahwa bintang bintang itu sama besarnya dengan matahari dan ada juga yang lebih besar dari matahari. Tetapi kelihatannya lebih kecil karena sangat jauh letaknya dari bumi.
untuk mengukur jauhnya bintang bintang itu , tidak dipakai orang kilometer atau mil melainkan ukuran cahaya artinya perjalanan cahaya dalam setahun.
Perjalanan cahaya dalam satu detik adalah 86000 mil dalam satu menit 5160000 dalam satu tahun 6000000000000 mil . Bintang yang paling dekat dengan bumi adalah jauhnya 4,5 tahun perjalanan cahaya dan ada juga yang jauhnya 1000 tahun cahaya.
Jauh matahari dari bumi cuma 93000000 mil dan cahayanya sampai kebumi kurang lebih delapan menit artinya jauhnya matahari kebumi hanya 8 menit cahaya.
Dengan demikian kita dapat mengira ngira berapa jauhnya bintang bintang itu dari bumi meskipun demikian ia dapat juga kita lihat suatu bukti bahwa ia sangat besar sedang bintang bintang itu berjuta juta banyaknya
Nyatalah bagi kita bahwa Allah yang menjadikannya Maha kuasa.



14. Bintang bintang itu untuk penunjuk jalan dalam kegelapan daratan hutan belukar dan lautan.


dan Dialah yang menjadikan bintang-bintang bagimu, agar kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan di darat dan di laut. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan tanda-tanda kebesaran
( Kami ) kepada orang-orang yang mengetahui.
( QS. Al An'am [006] : 97 ).


15. Langit itu pada mula mulanya seperti asap


dan Apakah mereka tidak memperhatikan, bahwasanya Kami menghalau ( awan yang mengandung ) air ke bumi yang tandus, lalu Kami tumbuhkan dengan air hujan itu tanaman yang daripadanya Makan hewan ternak mereka dan mereka sendiri. Maka Apakah mereka tidak memperhatikan? ( QS. As Sajdah [032 ] : 27 ).


16. Beberapa banyak ayat atau tanda kekuasaan Allah diatas langit yang bakal diperlihatkan Allah kepada manusia yaitu bintang bintang besar laksana matahari yang diketahui orang masa sekarang dan yang belum diketahui orang orang arab dahulu kala.


Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepadanya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu[4](QS. As Sajdah [032 ] : 5).

Ket :
[4] Maksud urusan itu naik kepadanya ialah beritanya yang dibawa oleh malaikat. ayat ini suatu tamsil bagi kebesaran Allah dan keagunganNya.


17. Langit dan bumi pada mulanya satu kemidian bercerai keduanya


dan Apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka Mengapakah mereka tiada juga beriman? ( QS. Al Anbiyaa' [021 ] : 30 ).


18. Matahari dan bulan beredar pada tempat peredaran masing masing.


dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.( QS. Al Anbiyaa' [021 ] : 33 ).


19. Bumi itu mempunyai gunung gunung guna supaya jangan bergoyang goyang dan mempunyai jalan jalan.


dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu ( tidak ) goncang bersama mereka dan telah Kami jadikan
( pula ) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.( QS. Al Anbiyaa' [021 ] : 31 ).


20. Langit itu ditinggikan Allah dengan tidak ada tiang yang kamu lihat melainkan dengan kekuatan tarik menarik.


Allah-lah yang meninggikan langit tanpa tiang ( sebagaimana ) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan ( makhluk-Nya ), menjelaskan tanda-tanda ( kebesaran-Nya ), supaya kamu meyakini Pertemuan (mu) dengan Tuhanmu.( QS. Ar Ra'd [013] : 2 ).



Sesungguhnya Allah meninggikan langit ( matahari, bulan dan bintang bintang ) dengan tidak bertiang yang dapat kamu lihat. Semuanya tidak jatuh kebumi karena Allah telah mengadakan suatu kekuatan tarik menarik antara bintang bintang itu sehingga tidak jatuh ke lainnya, kekuatan tarik menarik itu adalah sebagai tiang yang tidak dapat dilihat dengan mata kepala. Orang yang pertama kali mengetahui kekuatan tarik menarik itu adalah Newton.maka buah kelapa, mangga dan sebagainya jatuh kebumi karena kekuatan tarik menarik sebagaimana tarikan magnet . Bumi ini juga ditarik oleh matahari . Jika tidak niscaya terjauhlah bumi sejauh jauhnya dari matahari itu.
Allah menjadikan matahari dan bulan beredar mengelilingi menurut waktu yang telah ditentukan, Menurut pendapat para ahli sekarang bahwa matahari itu beredar mengelilingi sumbunya sekali dalam 25 hari adapun bulan beredar mengelilingi sumbunya sekali dalam sebulan begitu juga dengan bumi. Allah lah yang mengatur urasan itu semuanya mudah mudahan kamu berhati yakin untuk menemui Nya.



21. Bumi itu mempunyai bidang bidang tanah yang berdekatan diatasnya kebun kebun buah anggur, tanaman tanaman , pohon korma, disiram dengan air yang sama tetapi rasanya berlainan.


dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon korma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir.
( QS. Ar Ra'd [013] : 4 ).



Diatas sebidang tanah, kamu lihat bermacam macam tumbuh tumbuhan yang berdekatan, semua itu tumbuh diatas sebidang tanah dan diberi air yang sama, tetapi rasanya berlainan ada yang pedas ada yang manis dan ada pula yang masam. Yang demikian itu adalah satu bukti bahwa ada Allah yang Esa bagi orang yang mau memikirkannya. Sebenarnya kita lihat sekarang sebab berlainan rasa itu adalah karena berlainan bijinya tetapi dari manakah asal biji itu ? tentu dari tanah juga ( bumi ) , maka barang yang satu asal tetapi sekarang telah berlainan rasanya dan keadaannya tentu tidak dapat tidak harus ada yang mengurusnya yaitu Allah yang maha kuasa



22. Bumi itu luas diatasnya ada gunung gunung dan sungai sungai.


dan Dia-lah Tuhan yang membentangkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai padanya. dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan[5], Allah menutupkan malam kepada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda ( kebesaran Allah ) bagi kaum yang memikirkan.
( QS. Ar Ra'd [013] : 3 ).

Ket :
[5] Yang dimaksud berpasang-pasangan, ialah jantan dan betina, pahit dan manis, putih dan hitam, besar kecil dan sebagainya.



Allah menjadikan buah buahan atau tumbuh tumbuhan itu ada jantan ada betina seperti manusia juga. hal itu belumlah diketahui orang pada jaman dahulukala. tetapi ahli ilmu tumbuh tumbuhan masa sekarang telah menetapkan hal demikian itu dengan sejelas jelasnya atau seterang terangnya, suatu bahwa Al Quran bukanlah karangan Nabi Muhammad melainkan semata mata Wahyu dari Allah.



23. Gunung gunung itu ada yang mempunyai jalan jalan terang yang dapat kita tempuh atau lalui dan ada pula yang hitam warnanya


tidakkah kamu melihat bahwasanya Allah menurunkan hujan dari langit lalu Kami hasilkan dengan hujan itu buah-buahan yang beraneka macam jenisnya. dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada (pula) yang hitam pekat. ( QS. Fathir [035] : 27 ).


24, Langit dan bumi tidak jatuh lantaran ditahan oleh Allah yaitu dengan kekuatan tarik menarik masing masing.


Sesungguhnya Allah menahan langit dan bumi supaya jangan lenyap; dan sungguh jika keduanya akan lenyap tidak ada seorangpun yang dapat menahan keduanya selain Allah. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.(QS. Fathir [035] : 41).


25. Langit itu sebagai atap kokoh tidak jatuh kebumi


Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air ( hujan ) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu Mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah[6], Padahal kamu mengetahui.( QS. Al Baqarah [002] : 22 )

Ket :
[6] Ialah segala sesuatu yang disembah di samping menyembah Allah seperti berhala-berhala, dewa-dewa, dan sebagainya.


Bumi ini seperti tikar bisa kita duduki berdiri dan tidur diatasnya begitu juga dengan bumi ini. Ada orang yang mengatakan bumi ini datar seperti tikar sebenarnya bumi ini bulat , karena sangat besar maka sebagiannya menjadi datar , bertambah besar suatu bulatan bertambah besar datarannya.
Diantara manusia ada yang mengatakan bahwa Al Quran ini karangan Muhammad sendiri, bukan wahyu dari Allah. Maka untuk menjawabnya Allah berfirman : cobalah kamu buat dan kamu karang satu surat seperti Al Quran ini . jika benar perkataan kamu, sekarang telah lebih dari seribu tahun lamanya belum ada seorangpun juga yang dapat membuat seperti Al Quran ini, kalau kita kurang percaya bolehlah kita uji sendiri. Cobalah cari salah seorang yang tiada pandai baca tulis ( buta huruf ) tiada belajar dibangku sekolah dan tidak belajar dirumah kemudian kita suruh dia mengarang suatu buku yang berisi petunjuk , pengajaran dan pengaturan yang sesuai dengan sekalian tempat umat dan masa. Sampai sekarang tiada kita peroleh orang yang pandai mengarang itu , baik orang barat maupun orang timur. Yang ajaib sekali ialah nabi Muhammad bisa mengubah umat Arab yang biadab menjadi umat yang berbudi pekerti yang halus , umat yang terpecah belah menjadi umat yang bersatu dalam masa yang lebih kurang 23 tahun . Perubahan itu tiada lain hanya dengan petunjuk Alquran yang suci. Ini adalah suatu bukti bahwa Alquran itu bukanlah karangan Muhammad malahan sebenarnya wahyu daripada Allah


26. Bumi itu sebagai hamparan, datar sebagian permukaannya


Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu Mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah[7], Padahal kamu mengetahui.( QS. Al Baqarah [002] : 22 ).

Ket :
[7] Ialah segala sesuatu yang disembah di samping menyembah Allah seperti berhala-berhala, dewa-dewa, dan sebagainya.

Bumi ini seperti tikar bisa kita duduki, berdiri dan tidur diatasnya begitu juga dengan bumi ini. Ada orang yang mengatakan bumi ini datar seperti tikar sebernarnya bumi ini bulat , kareana sangat besar maka sebagiannya menjadi datar , bertambah besar suatu bulatan bertambah besar datarannya.
Diantara manusia ada yang mengatakan bahwa Al Quran ini karangan Muhammad sendiri, bukan wahyu dari Allah. Maka untuk menjawabnya Allah berfirman : cobalah kamu buat dan kamu karang satu surat seperti Al Quran ini . jika benar perkataan kamu, sekarang telah lebih dari seribu tahun lamanya belum ada seorangpun juga yang dapat membuat seperti Alquran ini, kalau kita kurang percaya bolehlah kita uji sendiri. Cobalah cari salah seorang yang tiada pandai baca tulis ( buta huruf ) tiada belajar dibangku sekolah dan tidak belajar dirumah kemudian kita suruh dia mengarang suatu buku yang berisi petunjuk, pengajaran dan pengaturan yang sesuai dengan sekalian tempat umat dan masa. Sampai sekarang tiada kita peroleh orang yang pandai mengarang itu , baik orang barat maupun orang timur. Yang ajaib sekali ialah nabi Muhammad bisa mengubah umat Arab yang biadab menjadi umat yang berbudi pekerti yang halus , umat yang terpecah belah menjadi umat yang bersatu dalam masa yang lebih kurang 23 tahun . Perubahan itu tiada lain hanya dengan petunjuk Al Quran yang suci. Ini adalah suatu bukti bahwa Al Quran itu bukanlah karangan Muhammad malahan sebenarnya wahyu daripada Allah